Ini Lho !! Penjelasan Mengapa Sebelum Nikah Harus Melakukan 5 Jenis Vaksin Pra-Nikah

MediandaTerkini – Ketika akan melangsungkan pernikahan, biasanya kita akan larut dengan segala macam kesibukan persiapan; mulai dari menentukan siapa saja yang akan diundang, memilih dekorasi gedung, hingga pada memikirkan akan menyerupai apa jalannya prosesi janji nikah nantinya. Di balik semua kesibukan itu, ada satu tahap yang masih belum dianggap lazim di Indonesia, yakni persiapan vaksin jelang nikah. Entah karena enggan mengeluarkan biaya untuk urusan yang satu ini, atau dari pihak pemerintah sendiri yang belum melaksanakan sosialisasi dengan optimal.

Melakukan vaksin pra-nikah -khususnya bagi calon pengantin wanita– memang tidak wajib. Namun bukan berarti tidak perlu. Ada banyak kasus bayi lahir dengan tidak tepat dikarenakan si ibu yang terinfeksi virus tertentu ketika hamil. Padahal, hal ini mampu saja dicegah seandainya sebelum menikah, calon ibu tersebut sudah melaksanakan vaksin pra-nikah yang biayanya tidak sebanding dengan besarnya budget untuk sewa gedung atau pesan katering di resepsi pernikahan.
Ini lho 5 jenis vaksin pra-nikah yang harus engkau ketahui :
1. Vaksin TT (Tetanus – Toksoid) yang diwajibkan oleh semua KUA
Imunisasi TT merupakan satu-satunya imunisasi sebagai salah satu syarat pemberkasan di KUA ketika kita akan mendaftarkan pernikahan. KUA sendiri yang akan menunjukkan surat pengantar ke puskesmas mana kita harus melaksanakan suntik TT. Karena hal inilah vaksin ini sering disebut sebagai suntik catin alias suntik calon pengantin.
Imunisasi TT diberikan dengan tujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh infeksi clostridium tetani. Penyakit ini sangat rentan mengenai ibu dan bayi ketika persalinan karena adanya perlukaan ketika proses tersebut. Waktu yang tepat bantuan imunisasi TT yaitu 2-6 bulan, atau selambat-lambatnya 1 bulan sebelum menikah. Untuk biaya yang dikeluarkan tentunya akan berbeda pada tiap puskesmas, namun berada pada kisaran Rp. 10.000 – Rp. 20.000. Murah banget, ‘kan?
Jadwal pelaksanaan vaksin TT yaitu sebagai berikut;
TT I yaitu waktu imunisasi catin pertama
TT II yaitu satu bulan setelah TT I
TT III yaitu enam bulan setelah TT II
TT IV yaitu dua belas bulan setelah TT III
TT V yaitu dua belas bulan setelah TT IV
2. Vaksin HPV (Human Papiloma Virus) sebagai benteng terhadap penyakit kanker serviks
Kanker serviks (dan juga kutil) mampu dialami oleh siapapun, baik pria maupun wanita, terlebih bagi yang sudah melaksanakan kekerabatan seksual secara aktif. Untuk itulah, sebelum menikah, vaksin HPV jadi salah satu yang mesti dilakukan sebagai benteng pertahanan terhadap penyakit mematikan ini.
Pada dasarnya, vaksin HPV mampu diberikan pada wanita mulai umur 9 – 45 tahun dan dilakukan di rumah sakit oleh dokter seorang mahir kandungan. Sedangkan bantuan vaksin ini dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada bulan ke 0, ke-1, dan ke-6. Besar biayanya sekitar Rp. 600.000 – Rp. 1.000.000 sekali suntik, tergantung jenis vaksin HPV apa yang diambil.
3. Vaksin MMR (Mumps Measles Rubella) semoga bayi yang dikandung tidak terinfeksi virus serupa
Vaksin MMR yaitu bentuk pertahanan terhadap penyakit gondongan dan juga campak. Gondongan sendiri dapat menjadikan infertilitas karena terjadinya pembengkakaan pada testis atau indung telur. Sedangkan campak jikalau diderita oleh ibu hamil, akan menjadikan bayi terlahir dalam kondisi congenital rubella syndrome di mana terdapat gejala berupa cacat fisik jawaban infeksi Rubella pada ibu hamil yang ditularkan ke janin melalui plasenta menyerupai diantaranya yaitu gangguan pendengaran/tuli, kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, hingga pada cerebral palsy.
Dampak yang mengerikan jawaban penyakit ini tentu tak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan jikalau kita melaksanakan tindakan preventif berupa vaksin MMR sebelum menikah. Vaksin ini hanya dilakukan sekali saja dengan biaya sekitar Rp. 200.000.
4. Vaksin VZV (Varicela Zoster Virus) untuk mencegah terinfeksi cacar air karena berbahaya jikalau dialami ketika sedang dalam keadaan hamil
VZV merupakan virus penyebab cacar air. Kondisi paling umum jawaban dari ibu hamil yang mengalami penyakit ini yaitu jaringan parut pada kulit, kelainan lain yang mampu mencakup kepala, duduk perkara mata, berat tubuh bayi lahir rendah dan keterbelakangan mental. Tapi jikalau infeksi cacar air ini terjadi ketika mendekati waktu kelahiran atau sekitar 1 ahad sebelum kelahiran, maka bayi berisiko tertular infeksi varicella. Tentunya kita tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Karena vaksin ini tidak mampu diberikan ketika sedang hamil, maka lebih baik kita melaksanakan tindakan pencegahan dengan menjalani vaksin VZV sekali sebelum menikah.
5. Vaksin Hepatitis B, semoga terhindar dari penyakit kuning, radang liver, atau kanker hati
Penyakit Hepatitis B menular lewat transfusi darah, kekerabatan seksual, dan penggunaan barang pribadi bersama. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan menyerang liver. Vaksin hepatitis B diberikan tiga kali dengan jarak satu dan enam bulan. Dua dosis pertama untuk membentuk antibodi dan yang ketiga untuk meningkatkan kadar antibodi. Sebagai pasangan yang akan menjadi suami istri dan nantinya menjadi aktif berafiliasi seksual, vaksin ini juga masuk ke dalam vaksin yang perlu dilakukan sebelum menikah.
Kelihatannya memang ribet ya, tapi ini tentu akan menjadi tindakan pencegahan paling efektif daripada terlambat dan menyesal kemudian. Apalagi jikalau engkau berfikir terlalu mahal untuk sebuah suntikan, rasanya lebih baik mengeluarkan biaya untuk vaksin daripada malah mengeluarkan banyak dana jikalau nantinya kita (atau calon anak) terjangkit salah satu penyakit di atas.

Sedangkan untuk duduk perkara waktu pelaksanaan vaksin, tak duduk perkara jikalau misalnya engkau akan menikah bulan depan. Karena sejatinya vaksin itu sangat fleksibel dan mampu ditentukan dengan kondisi masing-masing orang. Tinggal konsultasikan pada dokter saja. Jadi, tunggu apalagi, kalimat mencegah lebih baik daripada mengobati rasanya sangat pas untuk permasalahan ini. Semoga bermanfaat 


sumber : wajibbaca.com
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below