INNA LILLAHI.. Ternyata Ada 5 Dosa Yang Berasal Dari Kepala Wanita

 “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Tuhan dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) perihal urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Tuhan dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)

Allah juga telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kema.luannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (QS. An Nuur: 31)
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan hendaklah kau tetap di rumahmu dan janganlah kau berhias dan bertingkah laku menyerupai orang-orang Jahiliyah.” (QS. Al Ahzab: 33)

Mulianya seorang wanita dikenakan sebuah tanggung jawab untuk menjaga dirinya. Ini karena hampir keseluruhan badan wanita mampu menjadi sebuah dosa jikalau tidak dijaga dengan baik. Salah satunya ialah episode kepala yang membuat banyak wanita mampu memikul dosa yang cukup berat karenanya.

Yang lebih menyedihkan ialah dosa tersebut dianggap sebagai hal yang biasa dan bahkan dicari pembenarannya dengan mengatasnamakan hak asasi. Padahal syariat yang telah Tuhan tetapkan semata-mata untuk menjaga kehormatan seorang wanita.

Berikut beberapa dosa yang sekarang mulai dianggap biasa.

1. Tidak Menggunakan Hijab

Bagi seorang wanita, mengenakan hijab merupakan kewajiban dari Tuhan yang harus dipatuhi. Bahkan menurut keterangan, setiap episode badan wanita mesti tertutupi kecuali wajah dan telapak tangan. Selain kedua episode tersebut, seorang wanita boleh menunjukkan auratnya pada yang menjadi muhrimnya, tentunya dalam batas kewajaran.

Apabila menunjukkan setiap auratnya kepada khalayak umum, bersiap-siaplah menerima dosa. Tak terkecuali episode kepala yang menjadi mahkota wanita namun tetap menerima perlakukan yang sama yakni harus ditutupi dengan menggunakan hijab.

Lihatlah ketika ini banyak wanita yang mengaku muslim menyepelekan tawaran tersebut. Mereka lebih senang mengumbar aurat tanpa peduli apakah mereka ada di lingkungan muhrimnya atau tidak.

2. Menggunakan Hijab Gaul Atau Hijab Yang Tidak Sesuai Syar’i


Saat ini di jaman yang serba modern, pemahaman wanita yang menggunakan hijab masih patut dipertanyakan. Pasalnya meski mereka sudah mengenakan hijab, namun hijab yang digunakan tidak memenuhi syariat menyerupai materi yang terlalu tipis, cara penggunaan hijab yang tidak menutupi dada ataupun hanya menempel saja di atas rambut.

Jika penggunaan hijab menyerupai itu terus dilakukan, dosa yang tanpa dirasa akan terus tumbuh dan berkembang.

3. Menyemir Rambut Dengan Warna Hitam


Berubah menjadi bau tanah sudah menjadi sunatullah yang harus disadari dan salah satu cirinya ialah rambut yang ubanan. Namun sebagian dari wanita memilih untuk menyemir atau mewarnai rambutnya dengan warna hitam. Tujuannya tentu saja biar mampu terlihat lebih infinit muda.

Padahal Rasulullah bersabda, “Pada kiamat nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam menyerupai tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR Abu Daud, An Nasai, Ibnu Hibban dan Al Hakim dengan sanad yang shahih)

Dengan demikian sudah sepatutnya kita membiarkan rambut yang memutih tersebut tetap putih karena beberapa keterangan menyebutkan rambut yang mulai memutih menunjukan ciri sebuah kebijaksanaan.

4. Mencabut Uban


Selain menyemir rambut, solusi yang banyak wanita pilih ketika terlihat ada uban di kepalanya ialah dengan mencabutnya. Padahal mencabut uban dilarang oleh Islam menyerupai yang disabdakan Rasulullah SAW.

“Dari Amr bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat nanti.” (HR Abu Dawud dan An Nasai).

Lalu adakah solusi dari perubahan rambut yang memutih karena proses penuaan? Jalan satu-satunya ialah dengan mengecatnya atau mewarnainya, namun harus selain menggunakan warna hitam. Dengan demikian, uban tidak akan lagi menjadi pengganggu penampilan kita.

5. Menyambungkan Rambut

Dosa yang akan diterima oleh wanita karena episode kepalanya ialah menyambung rambut. Larangan ini tercantum dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim.

“Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu beliau sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukannya dengan anak gadisku, apakah saya boleh menyambung rambut kepalanya? Rasulullah pun lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta biar rambutnya disambung.”

Apakah 5 kesalahan tersebut ada dalam diri kita? Jika ternyata ada, maka beristighfarlah dan segera lakukan perbaikan serta berhijablah sesuai dengan syariat Tuhan dan RasulNya.



“Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya ialah wanita, disebabkan mereka kufur“. Ditanyakan: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau bersabda: “Mereka kufur kepada suami, kufur terhadap kebaikan. Seandainya kau berbuat baik terhadap seseorang dari mereka sepanjang masa, lalu beliau melihat satu saja kejelekan darimu maka beliau akan berkata: ‘Aku belum pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu“.

Takhrij Hadits
Shahih al-Bukhari kitab al-iman episode kufranil-’asyir no. 29; kitab abwabil-kusuf episode shalatil-kusuf jama’atan no. 1052; kitab an-nikah episode kufranil-’asyir wa huwaz-zaujno. 5197
Shahih Muslim kitab al-kusuf episode ma ‘uridla ‘alan-Nabi fi shalatil-kusuf no. 2147
Sunan an-Nasa`i kitab al-kusuf episode qadril-qira`ah fi shalatil-kusuf no. 1493
Musnad Ahmad episode hadits ‘Abdillah ibn ‘Abbas no. 2711, 3374,
Sumber : Kabarmakkah
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below